Minggu, 27 Maret 2011
Aliran Lukisan Naturalisme
Naturalisme di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan seting alam. Hal ini merupakan pendalaman labih lanjut dari gerakan realisme pada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme . Salah satu perupa naturalisme di Amerika adalah William Bliss Baker, yang lukisan pemandangannya dianggap lukisan realis terbaik dari gerakan ini. Salahs atu bagian penting dari gerakan naturalis adalah pandangan Darwinisme mengenai hidup dan kerusakan yang telah ditimbulkan manusia terhadap alam.
Liric Lagu Cinta Antara Pria dan Wanita
Tebar Pesona ( PujaanKu )
Pujaanku
Ku ingin selalu
Berada di sampingku
Jangan
Tinggalkan aku
Pujaanku
Ku ingin selalu
Berada di sampingku
Jangan
Tinggalkan aku
Liric Lagu Cinta Terhadap Tuhan
Ungu ( Surga Mu )
Segala yang ada dalam hidupku
Kusadari semua milikmu
Kuhanya hambamu yang berlumur dosa
Tunjukkan aku jalan lurusmu
Untuk menggapai surgamu
Terangiku dalam setiap langkah hidupku
Karena… ku tau… hanya kau Tuhanku. . .
Allahu Akbar… Allah Maha Besar
Kumemujamu di setiap waktu
Hanyalah padamu… tempatku berteduh
Kumohon Ridho dan ampunanmu….
Liric lagu di atas adalah Contoh lagu yang bertemakan Cinta terhadap tuhan. Karena setiap liric demi liric lagu di atas mengandung makna yang sangat dalam. Bagaimana seorang manusia yang sangat mengagumi tuhan ( Allah SWT ).
Segala yang ada dalam hidupku
Kusadari semua milikmu
Kuhanya hambamu yang berlumur dosa
Tunjukkan aku jalan lurusmu
Untuk menggapai surgamu
Terangiku dalam setiap langkah hidupku
Karena… ku tau… hanya kau Tuhanku. . .
Allahu Akbar… Allah Maha Besar
Kumemujamu di setiap waktu
Hanyalah padamu… tempatku berteduh
Kumohon Ridho dan ampunanmu….
Liric lagu di atas adalah Contoh lagu yang bertemakan Cinta terhadap tuhan. Karena setiap liric demi liric lagu di atas mengandung makna yang sangat dalam. Bagaimana seorang manusia yang sangat mengagumi tuhan ( Allah SWT ).
Liric Lagu Cinta Terhadap Orang Tua
Ungu ( Ibu )
Kau memberikanku hidup
Kau memberikanku kasih sayang
Tulusnya cintamu, putihnya kasihmu
Takkan pernah terbalaskan
Hangat dalam dekapanmu
Memberikan aku kedamaian
Eratnya pelukmu, nikmatnya belaimu
Takkan pernah terlupakan
Oh ibu terima kasih
Untuk kasih sayang yang tak pernah usai
Tulus cintamu takkan mampu
Untuk terbalaskan
Oh ibu semoga tuhan
Memberikan kedamaian dalam hidupmu
Putih kasihmu kan abadi
Dalam hidupku
Ooohh putih kasihmu kan abadi
Dalam hidupku
Liric lagu di atas adalah Contoh lagu yang bertemakan Cinta terhadap orang tua. Karena setiap liric demi liric lagu di atas mengandung makna yang sangat dalam. Bagaimana seorang manusia yang sangat mencintai orang tuanya ( Ibu ).
Kau memberikanku hidup
Kau memberikanku kasih sayang
Tulusnya cintamu, putihnya kasihmu
Takkan pernah terbalaskan
Hangat dalam dekapanmu
Memberikan aku kedamaian
Eratnya pelukmu, nikmatnya belaimu
Takkan pernah terlupakan
Oh ibu terima kasih
Untuk kasih sayang yang tak pernah usai
Tulus cintamu takkan mampu
Untuk terbalaskan
Oh ibu semoga tuhan
Memberikan kedamaian dalam hidupmu
Putih kasihmu kan abadi
Dalam hidupku
Ooohh putih kasihmu kan abadi
Dalam hidupku
Liric lagu di atas adalah Contoh lagu yang bertemakan Cinta terhadap orang tua. Karena setiap liric demi liric lagu di atas mengandung makna yang sangat dalam. Bagaimana seorang manusia yang sangat mencintai orang tuanya ( Ibu ).
Minggu, 13 Februari 2011
Menganalisa Tipe Keperbadian Berdasarkan Tipologi Manusia Menurut Claudius Gallenus
Menganalisa Tipe Keperbadian
Berdasarkan Tipologi Manusia Menurut Claudius Gallenus
Menganalisa tipe keperbadian masing-masing, Berdasarkan tipologi manusia menurut Claudius Gallenus. Ada 4 tipe keperbadian menurut Claudius Gallenus, adalah :
1. Sangulinikus ( Orang yang mempunyai banyak darah / sangai dalam tubuhnya).
Perasaan Dasar : Riang, Optimis, mudah menyesuaikan diri, perasaan tidak setabil, kurang konsekuen, dan reaksinya tidak di pikir dalam-dalam.
2. Melankhdikus ( Memiliki banyak empedu hitam / melanchole )
Perasaan Dasar : Sedih, ketakutan, hati – hati dalam tindakan, konsekuen, dan stabil jiwanya.
3. Kholerikus ( Dalam tubuhnya terdapat banyak empedu kuning – kuning )
Perasaan Dasar : Kurang puas, gelisah, emosional, exspolosi, perasaanya hebat dan kuat kesukaran di atasi dengan energi yang brlebihan.
4. Flegmatikus ( Di dalam tubuhnya banyak lendir / flegma )
Perasaan Dasar : Tenang, netral, tidak mudah emosional, tidak mudah terharu, pasif, menjumukan dan bersifat konservatif.
Dari ke 4 tipe keperbadian menurut Claudius Gallenus, mungkin saya termasuk ke dalam tipe yang ke 4, yaitu Flegmatikus ( Di dalam tubuhnya banyak lendir / flegma ). Perasaan Dasar : Tenang, netral, tidak mudah emosional, tidak mudah terharu, pasif, menjumukan dan bersifat konservatif.
Tapi menurut saya perasaan dasar tenang benar, Netral benar, Tidak mudah emosional benar, Tidak mudah terharu salah karena bila saya melihat sesuatu yang sedih atau susah pasti terketuk pintu hati saya. Pasif mungkin benar karena menurut saya kalau tidak mengerti lebih baik diam. Menjemukan tidak juga karena saya banyak omong ( bawel ) dan usil. Bersifat Konservatif mungkin salah karena saya fleksibel.
Kesimpulanya adalah Dari tipe yang ke 4, yaitu Flegmatikus ( Di dalam tubuhnya banyak lendir / flegma ). Perasaan Dasar : Tenang, netral, tidak mudah emosional, tidak mudah terharu, pasif, menjumukan dan bersifat konservatif, Yang menurut saya itu adalah tipe saya ternyata tidak semuanya benar. Karena ada beberapa sifat yang sedikit tidak sesuai dengan apa yang saya alami.
Berdasarkan Tipologi Manusia Menurut Claudius Gallenus
Menganalisa tipe keperbadian masing-masing, Berdasarkan tipologi manusia menurut Claudius Gallenus. Ada 4 tipe keperbadian menurut Claudius Gallenus, adalah :
1. Sangulinikus ( Orang yang mempunyai banyak darah / sangai dalam tubuhnya).
Perasaan Dasar : Riang, Optimis, mudah menyesuaikan diri, perasaan tidak setabil, kurang konsekuen, dan reaksinya tidak di pikir dalam-dalam.
2. Melankhdikus ( Memiliki banyak empedu hitam / melanchole )
Perasaan Dasar : Sedih, ketakutan, hati – hati dalam tindakan, konsekuen, dan stabil jiwanya.
3. Kholerikus ( Dalam tubuhnya terdapat banyak empedu kuning – kuning )
Perasaan Dasar : Kurang puas, gelisah, emosional, exspolosi, perasaanya hebat dan kuat kesukaran di atasi dengan energi yang brlebihan.
4. Flegmatikus ( Di dalam tubuhnya banyak lendir / flegma )
Perasaan Dasar : Tenang, netral, tidak mudah emosional, tidak mudah terharu, pasif, menjumukan dan bersifat konservatif.
Dari ke 4 tipe keperbadian menurut Claudius Gallenus, mungkin saya termasuk ke dalam tipe yang ke 4, yaitu Flegmatikus ( Di dalam tubuhnya banyak lendir / flegma ). Perasaan Dasar : Tenang, netral, tidak mudah emosional, tidak mudah terharu, pasif, menjumukan dan bersifat konservatif.
Tapi menurut saya perasaan dasar tenang benar, Netral benar, Tidak mudah emosional benar, Tidak mudah terharu salah karena bila saya melihat sesuatu yang sedih atau susah pasti terketuk pintu hati saya. Pasif mungkin benar karena menurut saya kalau tidak mengerti lebih baik diam. Menjemukan tidak juga karena saya banyak omong ( bawel ) dan usil. Bersifat Konservatif mungkin salah karena saya fleksibel.
Kesimpulanya adalah Dari tipe yang ke 4, yaitu Flegmatikus ( Di dalam tubuhnya banyak lendir / flegma ). Perasaan Dasar : Tenang, netral, tidak mudah emosional, tidak mudah terharu, pasif, menjumukan dan bersifat konservatif, Yang menurut saya itu adalah tipe saya ternyata tidak semuanya benar. Karena ada beberapa sifat yang sedikit tidak sesuai dengan apa yang saya alami.
MELESTARIKAN KEBUDAYAAN INDONESIA
MELESTARIKAN KEBUDAYAAN INDONESIA
( MELESTARIKAN KEBUDAYAAN BATIK )
Batik adalah kebudayaan bangsa Indonesia yg sudah menjadi kebanggaan setiap warga Indonesia,bagaimana tidak karena batik sudah turun temurun di wariskan oleh leluhur kita terdahulu dan sudah seharusnya kita sebagai generasi penerus harus melestarikan dan menjaga kebudayaan batik agar tidak di klaim oleh bangsa lain.
Siapa yang tidak mengenal batik dari coraknya dan motif yang indah dan warna yang beragam membuat semua orang tertarik untuk memiliki batik,dahulu batik hanya di gunakan untuk acara acara tertentu saja tapi saat ini batik pun sudah formal di pakai oleh para pegawai pegawai negeri karena batik bisa menunjukan setatus seseorang.
Batik yang terkenal di Indonesia yaitu salah satunya batik Pekalongan,batik Solo,Yogyakarta dan masih banyak lagi di daerah daerah di dalam maupun luar pulau Jawa, harga batik pun beragam ada yang harganya sangat mahal itu disebabkan cara membuat dan bahan kain yang di gunankan tapi tidak sedikit juga batik yg harganya terjangkau oleh masyarakat apalagi saat ini sedang trend sekali batik di tanah air.
Ada banyak cara untuk melesatarikan kebudayaan batik yaitu salah satunya bisa dengan belajar tentang sejarah batik, belajar cara membatik, memakai batik bahkan membeli batik dalam negeri pun termasuk melesatarikan kebudayaan batik.
Saya sebagai warga negara Indonesia snagat bangga dengan kebudayaan batik, karena batik adalah kebudayaan asli indonesia, saat batik di klaim oleh bangsa lain kita sebagai warga negara pun tidak bisa tinggal diam untuk menunjukan bahwa batik adalah milik bangsa indonesia, saat ini pun saya sudah mulai ikut melestarikan batik dengan memakai batik setiap hari Jum’at.
Batik hanya salah satu dari kebudayaan bangsa Indonesia dan masih banyak lagi kebudayan indonesia yang harus kita lestarikan karena itu saya sangat menghimbau kepada teman teman khususnya warga Indonesia untuk melestarikan semua kebudayaan indonesia agar tidak di klaim oleh bangsa lain.
( MELESTARIKAN KEBUDAYAAN BATIK )
Batik adalah kebudayaan bangsa Indonesia yg sudah menjadi kebanggaan setiap warga Indonesia,bagaimana tidak karena batik sudah turun temurun di wariskan oleh leluhur kita terdahulu dan sudah seharusnya kita sebagai generasi penerus harus melestarikan dan menjaga kebudayaan batik agar tidak di klaim oleh bangsa lain.
Siapa yang tidak mengenal batik dari coraknya dan motif yang indah dan warna yang beragam membuat semua orang tertarik untuk memiliki batik,dahulu batik hanya di gunakan untuk acara acara tertentu saja tapi saat ini batik pun sudah formal di pakai oleh para pegawai pegawai negeri karena batik bisa menunjukan setatus seseorang.
Batik yang terkenal di Indonesia yaitu salah satunya batik Pekalongan,batik Solo,Yogyakarta dan masih banyak lagi di daerah daerah di dalam maupun luar pulau Jawa, harga batik pun beragam ada yang harganya sangat mahal itu disebabkan cara membuat dan bahan kain yang di gunankan tapi tidak sedikit juga batik yg harganya terjangkau oleh masyarakat apalagi saat ini sedang trend sekali batik di tanah air.
Ada banyak cara untuk melesatarikan kebudayaan batik yaitu salah satunya bisa dengan belajar tentang sejarah batik, belajar cara membatik, memakai batik bahkan membeli batik dalam negeri pun termasuk melesatarikan kebudayaan batik.
Saya sebagai warga negara Indonesia snagat bangga dengan kebudayaan batik, karena batik adalah kebudayaan asli indonesia, saat batik di klaim oleh bangsa lain kita sebagai warga negara pun tidak bisa tinggal diam untuk menunjukan bahwa batik adalah milik bangsa indonesia, saat ini pun saya sudah mulai ikut melestarikan batik dengan memakai batik setiap hari Jum’at.
Batik hanya salah satu dari kebudayaan bangsa Indonesia dan masih banyak lagi kebudayan indonesia yang harus kita lestarikan karena itu saya sangat menghimbau kepada teman teman khususnya warga Indonesia untuk melestarikan semua kebudayaan indonesia agar tidak di klaim oleh bangsa lain.
Jumat, 21 Januari 2011
Kehidupan Kota dan Desa
Kehidupan di kota sangatlah sulit. Sulit dalam arti untuk bertahan hidup. Mungkin kalau kita hidup di kota tidak bisa seperti di desa yang dengan bercocok tanam atau berkebun bisa bertahan hidup. Itu sangatlah berbanding terbalik dengan kehidupan di kota, di kota sudah sangat jarang sekalih di temui lahan kosong untuk berkebun atau bercocok tanam. Yang ada malah gedung - gedung bertingkat pencakar langit yang di gunakan untuk pusat berbisnis atau berkerja suatu perusahaan.
Kehidupan di kota tidaklah mudah karena untuk bisa bertahan hidup kita harus seperti suatu pepatah “ Kaki di Kepala Kepala di kaki “. Maksudnya adalah kita harus berkerja keras untuk berkerja untuk mendapatkan sesuap nasi untuk bisa bertahan hidup. Dengan cara berkerja, berkerja apapun untuk mendapatkan uang. Tidak jarang juga cara harampun di lakukan untuk mendapatkan uang, dengan cara mencopet dan mencuri. Kita tidak boleh semata - mata menyalahkan orang yang melakukan hal seperti itu karena lapangan pekerjaan yang ada di kota sangatlah sedikit oleh karena itu mereka melakukan hal haram itu hanya semata - mata untuk bertahan hidup.
Belum lagi dengan hiruk pikuk kehidupan di kota yang macet di mana - mana banjir di mana – mana belum lagi polusi udara yang di timbulkan oleh kendaraan bermotor. Sangatlah tidak nyaman tapi mau bagaimana lagi, kita harus menerima itu semua karena di sinilah di kotalah roda perekinomian yang besar di lakukan dan dengan kita hidup di kota pikiran kita akan berkembang. Maka dari itu orang – orang yang ada di desa berbondong – bondong berdatangan ke kota untuk mengadu nasib di kota untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Orang – orang yang ada desa mungkin berfikir dengan dia meninggalkan desa kehidupan mereka akan menjadi lebih baik, padahal itu semua salah. Dengan mereka datang ke kota itu menambah kepadatan penduduk di kota, sehingga mencari perkerjaan sangatlah sulit. Apalagi mereka yang datang ke kota tidak memiliki keahlian kusus atau skil kusus untuk berkerja yang ada mereka malah melakukan hal – hal yang haram untuk mendapatkan uang.
Tetapi sangatlah berbeda dengan keadaan yang ada di desa. Orang – orang di desa sangatlah baik, baik dalam tingkah laku maupun dalam perkataan dan di desa udara sangatlah bersih sangat jarang sekalih kendaraan bermotor berlulu lalang. Pemandangan di desapun sangatlah indah dengan pesona pengununganya dan sawahnya yang sangatlah mensejukan hati bila di lihat pada sore hari, pikiranpun sangatlah tenang bila melihat padi yang sedang menguning di sawah yang bergerak di karenakan tertiup oleh angin.
Kehidupan di kota tidaklah mudah karena untuk bisa bertahan hidup kita harus seperti suatu pepatah “ Kaki di Kepala Kepala di kaki “. Maksudnya adalah kita harus berkerja keras untuk berkerja untuk mendapatkan sesuap nasi untuk bisa bertahan hidup. Dengan cara berkerja, berkerja apapun untuk mendapatkan uang. Tidak jarang juga cara harampun di lakukan untuk mendapatkan uang, dengan cara mencopet dan mencuri. Kita tidak boleh semata - mata menyalahkan orang yang melakukan hal seperti itu karena lapangan pekerjaan yang ada di kota sangatlah sedikit oleh karena itu mereka melakukan hal haram itu hanya semata - mata untuk bertahan hidup.
Belum lagi dengan hiruk pikuk kehidupan di kota yang macet di mana - mana banjir di mana – mana belum lagi polusi udara yang di timbulkan oleh kendaraan bermotor. Sangatlah tidak nyaman tapi mau bagaimana lagi, kita harus menerima itu semua karena di sinilah di kotalah roda perekinomian yang besar di lakukan dan dengan kita hidup di kota pikiran kita akan berkembang. Maka dari itu orang – orang yang ada di desa berbondong – bondong berdatangan ke kota untuk mengadu nasib di kota untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Orang – orang yang ada desa mungkin berfikir dengan dia meninggalkan desa kehidupan mereka akan menjadi lebih baik, padahal itu semua salah. Dengan mereka datang ke kota itu menambah kepadatan penduduk di kota, sehingga mencari perkerjaan sangatlah sulit. Apalagi mereka yang datang ke kota tidak memiliki keahlian kusus atau skil kusus untuk berkerja yang ada mereka malah melakukan hal – hal yang haram untuk mendapatkan uang.
Tetapi sangatlah berbeda dengan keadaan yang ada di desa. Orang – orang di desa sangatlah baik, baik dalam tingkah laku maupun dalam perkataan dan di desa udara sangatlah bersih sangat jarang sekalih kendaraan bermotor berlulu lalang. Pemandangan di desapun sangatlah indah dengan pesona pengununganya dan sawahnya yang sangatlah mensejukan hati bila di lihat pada sore hari, pikiranpun sangatlah tenang bila melihat padi yang sedang menguning di sawah yang bergerak di karenakan tertiup oleh angin.
Langganan:
Postingan (Atom)